Sunday, February 12, 2012

AWAN ; Belajar Dari Ikan





Pantas aku mengeluarkan telefon pintarku. Nama isteriku kucari, dan kemudian punat dail kutekan.

Aku menunggu.

Kedengaran panggilanku diangkat. Salamnya mendahului suaraku. Aku tersenyum.

“Ada orang beritahu abang , Adriana Edlina rindu abang. Betul ka ?”

“Mestilah rindu kat abang ”

“Malam ni , abang nak ajak sayang dengan anak-anak kita keluar makan kat luar ”

“Eh , kenapa pelik tiba-tiba ni ? Sayang ada buat salah kah ?”

“Saje je . Dah lama kita tak makan kat luar sama-sama . Lepas isya boleh tak ? Ayang siapkan anak-anak ya . Before that , malam ni , kita pakai baju warna sama eh .”

“Boleh diatur semuanya , tapi , abang nak bawa kami makan di mana ? Ce cerita sikit , kenapa tiba-tiba nak ajak kami keluar makan kat luar . Rasa pelik pulak saya di buatnya?”

“Rahsia . Malam ni baru abang beritahu .”

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -  - - - - - - - - - - -

“Macam mana kerja di hospital baru , okey tak ? ”

Isteriku tersentak . Mulutnya berhenti dari mengunyah makanan . Soalan yang aku utarakan itu benar-benar mengubah situasi mood kami malam ni .

“Kenapa abang tanya macam tu ? ” , isteriku menyoal.

“Saja nak tanya , manalah tahu ada beza antara Batu Pahat dengan Bangi ni ” , senyumku terukir.

“Beza . Ada yang bezanya . Ada yang baik , ada juga yang tak baiknya . Kadang-kadang , pelik pulak cara diaorang buat kerja . Tak pe la , lama-kelamaan insyaAllah okey ” , isteriku menjawab .

Aku masih lagi kurang berpuas hati dengan jawapannya . Dari bola matanya yang agak berlainan , nampak sangat , ada perkara yang dia sembunyikan .

“Sayang pernah pergi lautkan . Air laut masin kan  ”

Dia menganggukkan kepalanya tanda setuju .

“Pernah tak sayang belajar dari ikan ? ”

Mukanya berubah . Mungkin dia tidak paham akan apa yang aku maksudkan .

“Okey macam ni . Air laut masin , tapi walau semasin-masin mana pun air laut itu , rasa ikan tetap tidak masin . Malah air laut itu lansung tidak mempengaruhi keenakkan rasa ikan tersebut . ”

“Inilah yang kita boleh pelajari dari ikan . Jangan sekali-kali dicorakkan dengan suasana , sekiranya suasana yang kita hadapi itu negatif . Memang ada orang cakap , masuk kandang kambing , kita mengembek , masuk kandang kerbau kita menguak , tapi kita tak bolehlah ambilnya secara mutlak . Mana yang baik kita ikut , mana yang tak baik , tak payahlah terpengaruh ”

Isteriku tersenyum . Bola matanya yang sejak dari tadi agak blur , kita bertukar keseri-serian menandakan dia paham akan apa yang cuba aku sampaikan .

“Kita kene jadi virus . Betul tak bang ? Sebab , kalau situasi kat sekeliling kita tak berapa elok , kita sendiri , kalau boleh menjadi virus untuk menyebarkan kebaikan .”

“Benar sayang . Lepas ni , abang tak nak tengok , bila sayang balik rumah , muka monyok je . Boleh tak sayang abang ni ?” , balasku dengan nada yang agak memujuk.

Tersenyum aku bila melihat keletah Aisyah dan Humairah bila makan ayam goreng kegemarannya .

“Aisyah , Humairah , tolong ayah boleh ? Pergi sebelah ibu , lepas tu tutup mata ibu”

Isteriku terpinga-pinga . Tindakan anak-anaknya yang manja itu benar-benar membuatnya tersenyum.

“ 1 , 2 , 3,  okey bukak mata . Selamat ulang tahun untuk kita sayang . Hari inikan 12 Februari ” , aku menghulurkan Jambangan bunga ros merah bersama sebungkus hadiah .

“Terima kasih abang . Saya ingatkan abang lupa .”

“Mana abang boleh lupa . Abangkan sayang Adriana Edlina . Bidadari abang tu ” , aku menuju kearah isteriku . Pipinya ku cium , diikuti Aisyah dan Humairah .

Hangat . Mungkin , rasa kasih sayang antara kami benar-benar mekar . Moga cinta kami sampai syurga dan Allah reda .

5 comments:

  1. menarik artikel ni FBI ! :) analogi yg menarik ! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulilah..terima kasih bro..
      moga bermnfaat dan Allah reda :)

      Delete
  2. ske3x ..nti semak typing error kot... =)
    ok2 trus menanti yg len ~~

    ReplyDelete
    Replies
    1. sy memang blur sikit bhgian eja2 ni...heheheh
      ape2 pown , terima kasih :)

      Delete
  3. its ok la =) org menulis ni terlalu byk menulis jadi kesilapan msti akn berlaku juga,, kte manusia bkn sempurna..

    ReplyDelete