Thursday, February 24, 2011

Merindui Teman , Guru dan Ilmu




semalam aku duduk di sini

menanti seorang guru datang

ku lihat wajah teman-taman ku

seperti anak-anak laskar pelangi yang kerinduan



kuberitahu temanku

" hari ini hari terakhir kita disini"

" Moga tempat ini menjadi antara yang terbaik buatku"

" kerana aku menemui kamu , guru juga ilmu "



 faizal ismail
 24 feb 2011
 merindui teman , guru dan juga ilmu

Wednesday, February 23, 2011

ALLAH Jodohkan Diwaktu Gelisah


Di waktu saya diulit kegelisan , menghitung hari ........
ALLAH jemput Hilal Asyraf datang menemui saya .


SUBHANALLAH


Ya , saya tengah bedebar ni !
Saya tak tau nak ngadu dengan siapa ,
nak beritahu siapa .....


Tapi ALLAH temukan saya dengan Hilal Asyraf.
Orang yang banyak mengajar saya erti tarbiyah dalam dakwah . Mengajar erti mencari diri sendiri di bawah Langit Ilahi . 


Mudah je pesan dia , namun , sangat terkesan di hati saya .

" apa yang terbaik sebenarnya adalah, kita dari sekarang perlu dekatkan diri dengan Allah SWT . bina sangka baik denganNya . dan mula tanam pada diri bahawa apapun keputusan yang Dia beri, itulah yang terbaik untuk kita nanti . itulah yang akan menyelamatkan kita "

Hilal Asyraf berjaya membuka mata dan hati saya pada pengharapan yang sebenar , iaitu hanya pada ILAHI .






Hadiah Buat Hamba




“ Selamat Datang ke Alam Dunia ” ,

“ Wahai pulan bin pulan , ini adalah hadiah untuk anda . Kehidupan ! ” ,

“ Selamat menghadapi kehidupan . ”

Kehidupan memang besar ertinya buat kita , khususnya kita manusia . Manusia diciptakan untuk menjadi khalifah di muka bumi ini . Hadiah yang besar serta berat pikulannya ialah kehidupan di dunia sebagai manusia , merangkap hamba pada Yang ESA .

Dari mana asal usul kita ?

Dari Batu Pahat ke ,dari Seremban ke ,atau dari Gemencheh ?

Dan sesungguhnya , Kami jadikan manusia itu daripada saripati yang berasal dari tanah .” (Al-Mukminum : 12)

Kemudian Kami menjadikan daripada nutfah(air mani) yang tersimpan di dalam tempat yang kukuh(rahim) ” (Al-Mukminum : 13)

Kemudian air mani itu , Kami jadikan sesuatu yang melekat , lalu sesuatu yang melekat itu , Kami jadikannya segumpal daging , dan dari segumpal daging itu Kami jadikan tulang berulang,lalu , tulang-berulang itu Kami bungkuskan dengan daging , kemudian Kami menjadikan mahluk yang berbentuk lain.Maha Suci ALLAH yang merupakan sebaik-baik pencipta .” ( Al-Mukminum: 14)

Oleh itu , jawapan bagi persoalan tadi ialah , kita datang daripada ALLAH . Malah , kedatangan kita juga , diatur dan disusun oleh ALLAH secara berperingkat-ringkat malah , penciptaan kita sebagai manusia adalah sangat teliti . Kita juga dijadikan dengan sebaik-baik penciptaan . SUBHANAALLAH.

Penciptaan kita sangat unik . Disebalik penciptaan kita , TUHAN selitkan pelbagai rasa dalam diri kita sewaktu penggunaan hadiah kita ini . Marah , suka , gembira , sedih dan bermacam-macam lagi rasa adalah satu bonus yang ALLAH berikan pada kita .

Andai kita seekor burung , apa perasaan kita ? Tapi , ALLAH takdirkan kita dan pilih kita untuk menjadi manusia yang dapat menikmati hadiah kehidupan di dunia ini .

Namun , ramai yang tidak menghargai hadiah yang telah ALLAH beri kepada kita . Ramai yang sudah membuka bungkusannya , namun , tidak dihargai akan pemberiannya sekaligus merosakkannya seperti membunuh diri .

Persoalannya , adakah , hadiah yang kita dapat ini , mahu dijadikan sebagai perhiasan atau barang mainan semata – mata ? Apa pengisiannya ?

Moga ada manfaat untuk kita semua termasuk saya . Mari kita julang cinta pada ALLAH setinggi-tingginya .



Friday, February 18, 2011

Melangkah Dalam Taqwa




Semua orang ada cita – cita . Yang kat sini nak jadi tu , yang kat sana nak jadi ni . Macam –macam yang telah kita idamkan untuk membentuk dan merealisasikan cita-cita kita . Malah , untuk mencapai sesuatu cita-cita , kita perlulah berusaha keras untuk mendapatkannya . Namun , bagaimana cita-cita itu ?

Mari kita kembali pada diri kita ...

Berapa jarak diri kita dengan cita-cita ?

Berapa jarak diri kita dengan ajal ?

Jika kita lihat pada diri kita , ujian selalu mengelilingi kita . Abis satu ujian , satu ujian lain pula yang datang , namun , ajal pula , sentiasa menghampiri kita . Tapi , satu perkara yang kita jauh darinya ialah , cita-cita . Ya , cita –cita . Malah , cita-cita ini satu perkara yang entah jadi , entah tidak terjadi buat diri kita .

Seperti yang saya katakan tadi , cita-cita satu perkara yang entah jadi , entah tidak terjadi , maka , pernahkah kita terfikir , ajal datang dulu sebelum kita mencapai cita-cita yang ingin kita gapai . Haa , cam ne nak buat ek ? Adakah segala usaha kita untuk mencapai cita-cita tersebut menjadi sia-sia?

Kita duk kejar cita-cita , namun ajal datang dulu . Adakah kita sudah bersedia menghadap DIA dengan baik dek kerana sibuk mengejar cita-cita kita ?

Manusia diciptakan untuk mencari keredaan ALLAH . Pernah saya bicarakan dahulu , dunia ibarat tikar sejadah , maka , hidup didunia hanya untuk melakukan perkara-perkara yang baik sahaja umpama seseorang yang berada di tikar sejadah , hanya khusus untuk melakukan ibadah . Namun , tak salah jika dalam pengembaraan kita sebagai hamba ,kita tanamkan cita-cita .

Namun , sejauh mana cita-cita kita dapat dibangunkan ?

Ajal datang tanpa diduga . Malah , malaikat pun tidak mengetahui akan rahsia ajal seseorang hamba . Tup tup , dah meninggal . Moga kita pergi dalam keadaan yang kita sudah bersedia membawa bekal .
Namun , cita – cita , kita gapai melalui sasaranya dan waktunya tapi , cita-cita tidak bersama kita sewaktu kita dipembaringan sana . Jadi bagaiman ?

Cita – cita boleh dibahagikan kepada dua , kearah akhirat dan kearah dunia . Orang yang bijak ialah orang yang menjadikan dunianya sebagai sandaran cita-citanya diakhirat . Caranya , setiap yang kita cita-citakan mestilah diselitkan dengan ketqwaan . Kembali pada Tuhan , pasti cita-cita kita kan dipermudahkan . Contohnya , jika kita ingin menjadi seorang doktor , kita mestilah menjadi doktor yang beriman dan bertaqwa . Jika mahu menjadi pegawai bank , mestilah menjadi pegawai bank yang beriman dan bertaqwa . Dengan itu , kita dapat selarikan cita-cita yang ingin kita gapai di akhirat dengan cita-cita kita didunia .

Ajal itu pasti , namun , cita-cita itu insyaALLAH menjadi andai itu yang terbaik untuk kita temui .

Moga ada manfaat untuk kita semua termasuk saya .  

Monday, February 14, 2011

Perhubungan Hanya Kerana ALLAH



Kita selalu mendengar orang mengucapkan "ukhwahfillah"

Apa itu ukhwahfillah ?

Adakah ukhwahfillah itu sama seperti ukhwah-ukhwah biasa  ?

Secara umumnya ukhwahfillah ini merupakan satu perkataan Arab yang mempunyai tiga perkataan dalam Bahasa Melayu iaitu , Hubungan Kerana ALLAH .
 
"Kalau kita ada sayap , marilah kita sama-sama terbang mengapai redhaNYA ", Hilal Asyraf .

Mencapai redha ALLAH , itulah matlamat ukhwahfillah. Bersahabat kerana ALLAH , malah ikhlas dan jujur serta cinta akan persahabat , itulah ukhwahfillah yang sebenar .

Tapi , bagaimana hendak membina ukhwahfillah ?

Ukhwahfillah ini juga terbina dengan adanya cinta . Ya cinta ! Hakikatnya , cinta ini luas pengertiannya , tapi cinta yang sebenar-benarnya ialah bila kita cinta pada ALLAH . Bila kita memilih untuk bercinta kepada ALLAH , maka , semua cinta-cinta yang indah , yang wujud di muka bumi ini turut sama berputik . Inikan pula bercinta atas tiket persahabatan hanya kerana ALLAH .

Ukhwah tanpa cinta , kasih sayang serta kejujuran yang mendalam adalah ukhwah - ukhwah yang biasa dan yang rapuh . Ini kerana , kurangnya cinta kepada ALLAH . Tanpa cinta , kasih sayang serta kejujuran dalam ukhwahfillah juga , pasti tidak akan berlaku kelapangan dada dalam persahabatan.

Maksud sabda Nabi SAW : "Jika seseorang kasih kepada seseorang , maka hendaklah dia memberitahu temannya ."( Riwayat Abu Dawud )

Contoh terbaik yang boleh kita lihat akan hebatnya ukhwahfillah ini ialah , ukhwahfillah antara sahabat Rasulullah , Saidina Abu Bakar dengan Rasulullah sendiri . Mereka sanggup sama-sama berjunag dan berhijrah hanya kerana ALLAH . Malah Rasulullah sendiri sanggup menahan kesakitan apabila dipatuk ular semata-mata ingin menyelamatkan Saidina Abu Bakar ketika mereka bersembunyi di dalam gua sewaktu perjalanan Hijrah .

Manisnya bila kita sama-sama menjalankan ukhwahfillah ini dalam kehidupannya . Semuannya bisa menjadi mudah , malah , keharmonian juga dapat dipupuk dalam persahabat . Tenang dan tak perlu gaduh-gaduh dalam merebut sesuatu . Ego juga jauh dapat ditinggalkan kerana , niatnya hanya kerana ALLAH .

Ya ukhwahfillah hanya kerana ALLAH !

Lihat , hebatkan ukhwahfillah ini andai dilaksanakan dalam hidup kita . Tapi harus diingat , ia mesti dimulakan dengan bercinta akan ALLAH . Dengan adanya cinta ALLAH , ia akan membuahkan hati manusia saling bersefahaman , masing-masing hendak mengejar redha ALLAH , masing-masing berada dalam satu fikrah yang dinamik tetapi seragam , masing-masing berada di atas satu jalan , mengejar redha ALLAH .
 
"Persahabatan ibarat The Pearl , nilainya amat tinggi ibarat The Necklace dan semua orang mahukannya seperti Pearl Buyer "

Moga ada manfaat untuk kita semua termasuk saya . Mari kita berukhwahfillah !

12 Rabiul`Awal , 15 Februari




ALHAMDULILAH !

SYUKUR !

ALLAHU AKBAR !

SUBHANAALLAH !

Alhamulilah , hari ini , sekali lagi , usia saya bertambah . Ya ! dah bertambah , dah semakin tua dah saya ni . Alhamdulilah .

Alhamdulilah , hari ini , genaplah usia saya pada umur 18 tahun mengikut kalendar Islam . Ya ! Saya lahir pada 12 Rabiul`awal 1414 bersamaan 30 Ogos 1993 . So hari ini lah , hari lahir saya .

Moga - moga , dengan adanya nikmat tarikh lahir yang sama dengan Nabi Muhammad SAW , saya dapat merasai , tempias dan percikan hiayah serta barakahnya .
 
"Dengan nabi yang memberi hidayah , aku sambut perjuangan suciMu , berjuang jiwa raga tuk agama , janji taat setia selamanya "

Macam tak percaya pulak , dah bertambah usia saya .

Pada saya , dalam hidup ini , saya memegang satu prinsip yang saya rasa elok kalau di kongsi bersama . Moga moga ia dapat memberi manfaat untuk kita .
 
"Semakin bertambah usia kita , semakin bertambah jarak kita untuk menghadapiNYA "

Saya selalu pesan kat diri saya . Yelah , manusia kan mudah lupa .

Semakin bertambah usia saya , maka semakin bertambah tanggungjawab saya . Tanggungjawab saya pada Islam , pada ayah dan emak , keluarga , ilmu , penulisan , kenalan dan masyarakat . Mereka semua menantikan akan kehadiran saya . Malah , tanggungjawab saya pada diri saya juga dah bertambah .

Ya , kita dilahirkan untuk memimpin .  Oleh itu , kita perlukan kekuatan untuk memimpin diri kita khususnya dan memimpin orang lain amnya . Tambahan lagi , saya anak lelaki muslim , tanggungjawab lagilah berat .

Alhamdulilah , ALLAH , telah memilih saya untuk merasai pelbagai nikmat kurniaanNYA . Maka , bermula dari sekaranglah , usaha untuk mentarbiyahkan diri saya harus dimulakan setelah 18 tahun saya mengembara .

Saya selalu ingat pesan seorang guru saya , " Hidup untuk memberi sebanyak-banyaknya , bukan untuk menerima sebanyak-banyaknya "

Ya , pesanan tu amat membuka mata dan fikiran saya . Kenapa ? Jawapannya mudah , sebab , semua yang saya perolehi adalah dari ALLAH . Tak salah kalau berkogsi kepada semua . Inikah ilmu ALLAH .
 
"Aku tidak mendapat apa yang saya sukai , oleh sebab itu , aku , selalu menyukai apa jua yang saya dapati "

Itulah saya , saya Cuma hanya boleh berusaha , tapi yang boleh menentukan hanyalah ALLAH .

Alhamdulilah , tahun ni , saya sambut ulang tahun kelahiran saya bersama teman saya . Di takdirkan , ALLAH pilih 15 Februari 2011 jatuh pada 12 Rabiul`awal 1432 . Hebat perancagan ALLAH .

Terima kasih juga buat teman saya sebab sedia berkongsi semangat untuk saya membangunkan blog ini . Walaupun , saya baru kenal dengan dia dalam masa setahun , dia banyak ajar saya tentang ukhwahfillah .

Ya ukhwahfillah ! ?Hubungan / Bersahabat kerana ALLAH .

Doakan saya eh , agar terus kuat dalam meneruskan hidup ini serta, tidak patah semangat dalam meneruskan MLM ( Multi Level Marketing ) ILAHI ini .

Moga dipermudahkan urusan dan ALLAH reda akan usaha ini .

Moga ada manfaat untuk kita semua termasuk saya . Terima kasih mak, ayah . Sayang semua !

Saturday, February 12, 2011

Mana Cinta Kita Pada Rasulullah ?



Di dalam Bible , dikenali Paracletos . Di dalam kitab Vedas dan Purna , dikenali pula dengan Narashangsa , Antim Rishi , Kalki Avatar dan Ahamidi . Malah , kitab agama Budha pula , dikenali Maitreya . Itulah dia , baginda  MUHAMMAD SAW ibnu ABDULLAH , Kekasih ALLAH .

Alangkah indahnya , hidup ini , andai dapat ku tatap wajahmu .

Maulid Nabi atau Maulidul Rasul , disambut hampir setiap tahun diseluruh Malaysia . Pelbagai acara dan pengisian telah direncanakan , bagi memeriahkan bulan kelahiran kekasih ALLAH , malah , ia sudah semacam tradisi di Malaysia , ALHAMDULILAH . Namun , apa impaknya pada kita ?

Dimana kesannya pada kita ?

Cukupkah cinta pada nabi ?

Selawat dan salaam buat junjungan besar Nabi Muhammad SAW . Terima kasih ya Rasulullah , kerana berkat penat lelah dan keringat yang telah Kau gadaikan , akhirnya , kami merasai juga nikmat Iman dan Islam walaupun ALLAH telah menjemput Kau dahulu sebelum kami dapat melihat wajahMu .

Ya Rasulullah , layakkah kami menjadi ummatMu ? Kadakala alpa malah , berselawat pun entah kemana walaupun dalam sehari ALLAH menganugerahkan nikmat 24 jam pada kami , namun , kami sering alpa . Sunnah Mu , kadang kala dipandang sebelah mata malah mempertikaikannya pula . Ya Rasulullah , terimalah kami menjadi umatmu.........

Cintakah kita pada ALLAH ?

Cinta kepada ALLAH akan membuatkan cinta kepada Rasulullah SAW. Cinta kepada Rasulullah juga mengukuhkan lagi cinta kita kepada ALLAH . Rasulullah SAW adalah salah satu tanda cinta ALLAH pada kita . Justeru , menjadi kewajiban untuk kita mencintai Rasulullah SAW .

“ Tidak sempurna iman seseorang daripada kamu sehingga aku dicintai lebih dari bapanya ,anak-anak dan manusia secara keseluruhannya ”

Di saat-saat akhir kewafatan baginda , Rasulullah SAW pernah bertanya kepada Jibril akan keadaan ummatNya . Ya ! Nabi tanya keadaan kita di saat akhir kewafatan baginda pada Jibril . Bagaimanakah keadaan umatNya , bukan Nabi tanya pasal ganjaran yang baginda peroleh , tapi tanya tentang keadaan kita . Lihat , cintaNya pada kita ! Mana cinta kita padaNya ?

Cinta pada Rasulullah SAW , bukan seperti cinta kepada manusia biasa . Manusia biasa akan mencintai kita bila , dia tahu , kita mencintainya , namun , Rasulullah SAW lain cintanya . Baginda terlebih dahulu mencintai kita . Buktinya ? Rasulullah SAW sanggup berjuang semata-mata menyebarkan Islam dan Iman kerana baginda tahu , jika tiada usaha yang dilakukan , umatNya akan hancur dan terjerumus ke neraka .

Cintanya Nabi pada kita amat hebat ! Tapi cinta kita pada baginda ?

Suatu hari , ada seorang lelaki datang menjumpai Rasulullah SAW dan bertanya kepada baginda , “ Bilakah berlakunya hari kiamat ? ”

Rasulullah SAW lantas bertanya , “ Apakah persediaan kamu untuk menghadapinya ? ”

Lelaki itu menjawab , “ Cinta pada ALLAH dan cinta pada RasulNYA ”

“ Kamu akan tetap bersama orang yang kamu cintai ” , jawab Baginda .

Nah ! lihat sendiri , tak rugi mencintai Rasulullah SAW yang selalu mencintai kita .

Mari mencintai Rasulullah SAW !

Moga ada manfaat untuk kita semua termasuk saya . LOVE ALLAH , LOVE RASULULLAH .



Tuesday, February 8, 2011

Di Mana Rumput Itu ?




Kisah ini telah dihadiahkan oleh seorang teman kepada saya . Moga kita ketemui hikmah disebalik kisah “Di mana Rumput Itu ? ” . Moga ada manfaat untuk kita semua termasuk saya juga kepada teman saya ini . 

Moga ukhwah ini diselitkan dengan keimanan dan ketaqwaan padaNYA . Moga-moga ukhwah yang dibina ini diredhai ALLAH .

Pada sebuah hari , di sebuah sekolah , seorang murid telah datang bertanya kepada gurunya...

Ketika itu , guru tersebut sedang mengajar mengenai kasih sayang...

“ Cikgu , macam mana kita nak pilih seseorang terbaik sebagai orang yang paling kita sayang ? ” ,

“ Macam mana pula kasih sayang itu akan berkekalan ? ”, tanya pelajar tersebut ....

Sambil tersenyum , guru tersebut berkata , “ Ikut cakap saya . Pergilah ke padang sambil berjalan di atas rumput ”.

“ Sambil berjalan dan memandang di depan kamu , pilihlah yang PALING cantik tanpa menoleh kebelakang lagi ”

“ Dan petiklah rumput yang PALING cantik , kemudian bawa ke kelas ” , guru menambah .

Apabila pelajar tersebut pulang ke kelas , tiada sehelai pun rumput di tangannya .

Guru tersebut bertanya kepada pelajarnya , “ kenapa tiada rumput yang dipilih ? ”.

“ Tadi , semasa saya berjalan , saya carilah rumput yang paling cantik . Memang ada banyak rumput yang cantik....”

“ Tapi , cikgu kata petik yang paling cantik . Maka , saya pun meneruskan perjalanan kedepan sambil mencari yang paling cantik tanpa menoleh kebelakang lagi ..”

“ Tapi , bila dah sampai ke penghujung , saya tak jumpa satu pun yang paling cantik..”

“ Mungkin ada antara yang dibelakang tadi ,rumput yang PALING cantik ... ”

Dengan penuh penyesalan , murid tersebut menambah , “ di sebabkan cikgu kata , tidak boleh menoleh ke belakang semula , jadi , tiadalah rumput yang boleh saya petik ” .

Sambil membuka cermin matanya , guru tersebut tersenyum sambil berkata :

“ Ia , itulah jawapannya .... ” ,

“ Jawapan yang ada didepan kamu tanpa kamu sedari ....”

“ Maknanya , apabila kita sudah menjumpai seseorang yang kita telang sayangi , janganlah kita mencari yang lebih baik dari itu .... ”

“ Kita patut menghargai insan yang berada di depan kita dengan sebaiknya ....”

“ Kerana , perpisahan itu akan berlaku pada bila-bila masa sahaja .... ”



Saturday, February 5, 2011

Kembali Pada Hati



“Ilmu itu adalah cahaya , dan cahaya tidak akan memasuki hati yang gelap”, Imam Syafi`i

Jika ilmu dianggap cahaya dan ia tidak memasuki hati yang gelap , inikan pula , rahmat ALLAH . Rahmat ALLAH hanya akan melimpah pada mereka yang benar-benar bersih hatinya .

Dosa oh dosa . Dosa besar atau dosa kecil ? Sejauh mana dosa memberi kesan pada kita . Dosa pada hakikatnya merupakan punca sesuatu hati itu menjadi gelap . Kenapa saya kata begitu ? jawapannya ada pada kita sendiri .

Bila kita mula memperbanyakkan melakukan dosa , maka , semakin sukarlah kita untuk melakukan kebaikan , malah , ibadat juga entah kemana kerana hati kita telah ditutupi dan disarungi oleh dosa . Dosa itu umpama satu titik hitam pada hati kita . Bila mana , satu dosa telah dilakukan , maka bertambahlah satu titik hitam di hati kita .

Cuba bayangkan , kalau satu dosa darab dengan 7 hari dan darab lagi dengan 12 bulan . Berapa banyak dosa yang telah kita lakukan ? Berapa peratuskah hati kita telah gelap ? Mari kita duduk dan renung kembali akan hati kita .

Hati manusia boleh dibahagikan kepada tiga bahagian . 1) hati yang hidup , 2) hati yang sakit dan 3) hati yang mati . Dimanakah hati kita sekarang berada ?

Jika kita selalu menzalimi dosa dan sukar malah jauh sekali untuk meninggalkan dosa dan kemaksiatan , maka hati kita jatuh pada hati yang sakit . Namun , jika hati itu masih lagi selesa dengan dosa dan menganggap melakukan dosa itu suatu perkara biasa , maka hati itu akan berada di takhta hati yang mati .

Ingatlah wahai saudara ku semua , dalam diri manusia ini , terdapat seketul daging , jika rosak daging itu maka , rosaklah seluruh anggota . Namun , jika baik dan cantik daging itu , maka baiklah seluruh anggotanya . Daging yang dimaksudkan ialah hati . Ya hati . Kita punyai hati kan ?

Oleh itu , sebagai khalifah yang dipilih diantara berjuta khalifah yang tewas , marilah kita menjemput semula hati kita ke tempat yang lebih baik dan cantik sekaligus menjadikan hati kita hidup semula . Mari perangi dosa , moga-moga ia bisa mendekatkan kita kepada Tuan Pemilik Syurga . Bukankah syurga idaman kita ? Oleh itu , marilah bercinta dan mendekatiNYA .

Mahukah kita , dek kerana dosa yang kita lakukan sedikit demi sedit , bisa menghalang kita untuk membuat kebaikan ? Dan setiap kebaikan yang selalu kita lakukan terhijab dek dosa yang kita lakukan ? Dan akhir sekali , kita datang menghadapNYA dalam keadaan yang kosong tanpa sebarang keistimewaan . Mari kita fikir akan kesudahannya ......

Dosa dan maksiat itu sumber petaka. Petaka terjadi kerana kerana dosa, dan ianya akan hilang kerana taubat. Maksiat itu akan melahirkan maksiat juga. Jika maksiat sering dilakukan, bererti dirimu pusat pengumpulan maksiat.

Moga ada manfaat untuk kita semua termasuk saya .  

Tuesday, February 1, 2011

Mari menjadi seperti hujan !



Mari menjadi seperti hujan !

Penghubung langit dan bumi , 
penghubung hamba dan Rabbi.

Kita selalu melihat , hujan turun . Malah sekarang , ALLAH takdirkan , musim hujan pula di bumi MALAYSIA . Kenapa ?

Diciptakan sesuatu itu untuk manusia berfikir dan disitulah kita dapat melihat akan kekuasaan ALLAH dan sekaligus menilai diri kita yang lemah . Kenapa ALLAH turunkan hujan ? Mungkin sebab rahmat . Mungkin juga sebab peringatan . Mungkin juga sebab kasih sayang ALLAH yang melimpah ruah kepada hambaNYA .

Mari menjadi seperti Hujan , bisa membawa 1001 macam reaksi kepada penerima . Ada yang suka ada yang merunggut . Hujan turun bawa rahmat , bisa menceriakan tanaman dan binatang yang kelayuan . Bisa membersihan kekotoran yang dilakukan oleh tangan-tangan manusia . Bisa juga menghalang kisah jahat manusia yang bertebaran di bumi . Hujan juga bisa menghubungkan yang kaya dan yang miskin .

Hujan turun tanda amaran dari Tuhan . Tanda peringatan amalan yang entah kemana dilakukan . Tanda persediaan awal manusia untuk bertaubat . Dengan hujan , bisa menyebabkan banjir . Bisa menyebabkan penyakit berjangkit juga bisa menghubungkan manusia dengan TUHAN juga sesama manusia .

Mari bersyukur kerana , ALLAH memilih kita menerima nikmat hujan . Ambilah iktibar dari kisah hujan . Selami kalam Tuhan , moga kita ketemuinya .

Moga bertambah rasa kehambaan kita . MARI MENJADI HAMBA!

Moga ada manfaat untuk kita semua termasuk saya .