Powered By Blogger

Thursday, February 24, 2011

Merindui Teman , Guru dan Ilmu




semalam aku duduk di sini

menanti seorang guru datang

ku lihat wajah teman-taman ku

seperti anak-anak laskar pelangi yang kerinduan



kuberitahu temanku

" hari ini hari terakhir kita disini"

" Moga tempat ini menjadi antara yang terbaik buatku"

" kerana aku menemui kamu , guru juga ilmu "



 faizal ismail
 24 feb 2011
 merindui teman , guru dan juga ilmu

Wednesday, February 23, 2011

ALLAH Jodohkan Diwaktu Gelisah


Di waktu saya diulit kegelisan , menghitung hari ........
ALLAH jemput Hilal Asyraf datang menemui saya .


SUBHANALLAH


Ya , saya tengah bedebar ni !
Saya tak tau nak ngadu dengan siapa ,
nak beritahu siapa .....


Tapi ALLAH temukan saya dengan Hilal Asyraf.
Orang yang banyak mengajar saya erti tarbiyah dalam dakwah . Mengajar erti mencari diri sendiri di bawah Langit Ilahi . 


Mudah je pesan dia , namun , sangat terkesan di hati saya .

" apa yang terbaik sebenarnya adalah, kita dari sekarang perlu dekatkan diri dengan Allah SWT . bina sangka baik denganNya . dan mula tanam pada diri bahawa apapun keputusan yang Dia beri, itulah yang terbaik untuk kita nanti . itulah yang akan menyelamatkan kita "

Hilal Asyraf berjaya membuka mata dan hati saya pada pengharapan yang sebenar , iaitu hanya pada ILAHI .






Hadiah Buat Hamba




“ Selamat Datang ke Alam Dunia ” ,

“ Wahai pulan bin pulan , ini adalah hadiah untuk anda . Kehidupan ! ” ,

“ Selamat menghadapi kehidupan . ”

Kehidupan memang besar ertinya buat kita , khususnya kita manusia . Manusia diciptakan untuk menjadi khalifah di muka bumi ini . Hadiah yang besar serta berat pikulannya ialah kehidupan di dunia sebagai manusia , merangkap hamba pada Yang ESA .

Dari mana asal usul kita ?

Dari Batu Pahat ke ,dari Seremban ke ,atau dari Gemencheh ?

Dan sesungguhnya , Kami jadikan manusia itu daripada saripati yang berasal dari tanah .” (Al-Mukminum : 12)

Kemudian Kami menjadikan daripada nutfah(air mani) yang tersimpan di dalam tempat yang kukuh(rahim) ” (Al-Mukminum : 13)

Kemudian air mani itu , Kami jadikan sesuatu yang melekat , lalu sesuatu yang melekat itu , Kami jadikannya segumpal daging , dan dari segumpal daging itu Kami jadikan tulang berulang,lalu , tulang-berulang itu Kami bungkuskan dengan daging , kemudian Kami menjadikan mahluk yang berbentuk lain.Maha Suci ALLAH yang merupakan sebaik-baik pencipta .” ( Al-Mukminum: 14)

Oleh itu , jawapan bagi persoalan tadi ialah , kita datang daripada ALLAH . Malah , kedatangan kita juga , diatur dan disusun oleh ALLAH secara berperingkat-ringkat malah , penciptaan kita sebagai manusia adalah sangat teliti . Kita juga dijadikan dengan sebaik-baik penciptaan . SUBHANAALLAH.

Penciptaan kita sangat unik . Disebalik penciptaan kita , TUHAN selitkan pelbagai rasa dalam diri kita sewaktu penggunaan hadiah kita ini . Marah , suka , gembira , sedih dan bermacam-macam lagi rasa adalah satu bonus yang ALLAH berikan pada kita .

Andai kita seekor burung , apa perasaan kita ? Tapi , ALLAH takdirkan kita dan pilih kita untuk menjadi manusia yang dapat menikmati hadiah kehidupan di dunia ini .

Namun , ramai yang tidak menghargai hadiah yang telah ALLAH beri kepada kita . Ramai yang sudah membuka bungkusannya , namun , tidak dihargai akan pemberiannya sekaligus merosakkannya seperti membunuh diri .

Persoalannya , adakah , hadiah yang kita dapat ini , mahu dijadikan sebagai perhiasan atau barang mainan semata – mata ? Apa pengisiannya ?

Moga ada manfaat untuk kita semua termasuk saya . Mari kita julang cinta pada ALLAH setinggi-tingginya .



Friday, February 18, 2011

Melangkah Dalam Taqwa




Semua orang ada cita – cita . Yang kat sini nak jadi tu , yang kat sana nak jadi ni . Macam –macam yang telah kita idamkan untuk membentuk dan merealisasikan cita-cita kita . Malah , untuk mencapai sesuatu cita-cita , kita perlulah berusaha keras untuk mendapatkannya . Namun , bagaimana cita-cita itu ?

Mari kita kembali pada diri kita ...

Berapa jarak diri kita dengan cita-cita ?

Berapa jarak diri kita dengan ajal ?

Jika kita lihat pada diri kita , ujian selalu mengelilingi kita . Abis satu ujian , satu ujian lain pula yang datang , namun , ajal pula , sentiasa menghampiri kita . Tapi , satu perkara yang kita jauh darinya ialah , cita-cita . Ya , cita –cita . Malah , cita-cita ini satu perkara yang entah jadi , entah tidak terjadi buat diri kita .

Seperti yang saya katakan tadi , cita-cita satu perkara yang entah jadi , entah tidak terjadi , maka , pernahkah kita terfikir , ajal datang dulu sebelum kita mencapai cita-cita yang ingin kita gapai . Haa , cam ne nak buat ek ? Adakah segala usaha kita untuk mencapai cita-cita tersebut menjadi sia-sia?

Kita duk kejar cita-cita , namun ajal datang dulu . Adakah kita sudah bersedia menghadap DIA dengan baik dek kerana sibuk mengejar cita-cita kita ?

Manusia diciptakan untuk mencari keredaan ALLAH . Pernah saya bicarakan dahulu , dunia ibarat tikar sejadah , maka , hidup didunia hanya untuk melakukan perkara-perkara yang baik sahaja umpama seseorang yang berada di tikar sejadah , hanya khusus untuk melakukan ibadah . Namun , tak salah jika dalam pengembaraan kita sebagai hamba ,kita tanamkan cita-cita .

Namun , sejauh mana cita-cita kita dapat dibangunkan ?

Ajal datang tanpa diduga . Malah , malaikat pun tidak mengetahui akan rahsia ajal seseorang hamba . Tup tup , dah meninggal . Moga kita pergi dalam keadaan yang kita sudah bersedia membawa bekal .
Namun , cita – cita , kita gapai melalui sasaranya dan waktunya tapi , cita-cita tidak bersama kita sewaktu kita dipembaringan sana . Jadi bagaiman ?

Cita – cita boleh dibahagikan kepada dua , kearah akhirat dan kearah dunia . Orang yang bijak ialah orang yang menjadikan dunianya sebagai sandaran cita-citanya diakhirat . Caranya , setiap yang kita cita-citakan mestilah diselitkan dengan ketqwaan . Kembali pada Tuhan , pasti cita-cita kita kan dipermudahkan . Contohnya , jika kita ingin menjadi seorang doktor , kita mestilah menjadi doktor yang beriman dan bertaqwa . Jika mahu menjadi pegawai bank , mestilah menjadi pegawai bank yang beriman dan bertaqwa . Dengan itu , kita dapat selarikan cita-cita yang ingin kita gapai di akhirat dengan cita-cita kita didunia .

Ajal itu pasti , namun , cita-cita itu insyaALLAH menjadi andai itu yang terbaik untuk kita temui .

Moga ada manfaat untuk kita semua termasuk saya .  

Monday, February 14, 2011

Perhubungan Hanya Kerana ALLAH



Kita selalu mendengar orang mengucapkan "ukhwahfillah"

Apa itu ukhwahfillah ?

Adakah ukhwahfillah itu sama seperti ukhwah-ukhwah biasa  ?

Secara umumnya ukhwahfillah ini merupakan satu perkataan Arab yang mempunyai tiga perkataan dalam Bahasa Melayu iaitu , Hubungan Kerana ALLAH .
 
"Kalau kita ada sayap , marilah kita sama-sama terbang mengapai redhaNYA ", Hilal Asyraf .

Mencapai redha ALLAH , itulah matlamat ukhwahfillah. Bersahabat kerana ALLAH , malah ikhlas dan jujur serta cinta akan persahabat , itulah ukhwahfillah yang sebenar .

Tapi , bagaimana hendak membina ukhwahfillah ?

Ukhwahfillah ini juga terbina dengan adanya cinta . Ya cinta ! Hakikatnya , cinta ini luas pengertiannya , tapi cinta yang sebenar-benarnya ialah bila kita cinta pada ALLAH . Bila kita memilih untuk bercinta kepada ALLAH , maka , semua cinta-cinta yang indah , yang wujud di muka bumi ini turut sama berputik . Inikan pula bercinta atas tiket persahabatan hanya kerana ALLAH .

Ukhwah tanpa cinta , kasih sayang serta kejujuran yang mendalam adalah ukhwah - ukhwah yang biasa dan yang rapuh . Ini kerana , kurangnya cinta kepada ALLAH . Tanpa cinta , kasih sayang serta kejujuran dalam ukhwahfillah juga , pasti tidak akan berlaku kelapangan dada dalam persahabatan.

Maksud sabda Nabi SAW : "Jika seseorang kasih kepada seseorang , maka hendaklah dia memberitahu temannya ."( Riwayat Abu Dawud )

Contoh terbaik yang boleh kita lihat akan hebatnya ukhwahfillah ini ialah , ukhwahfillah antara sahabat Rasulullah , Saidina Abu Bakar dengan Rasulullah sendiri . Mereka sanggup sama-sama berjunag dan berhijrah hanya kerana ALLAH . Malah Rasulullah sendiri sanggup menahan kesakitan apabila dipatuk ular semata-mata ingin menyelamatkan Saidina Abu Bakar ketika mereka bersembunyi di dalam gua sewaktu perjalanan Hijrah .

Manisnya bila kita sama-sama menjalankan ukhwahfillah ini dalam kehidupannya . Semuannya bisa menjadi mudah , malah , keharmonian juga dapat dipupuk dalam persahabat . Tenang dan tak perlu gaduh-gaduh dalam merebut sesuatu . Ego juga jauh dapat ditinggalkan kerana , niatnya hanya kerana ALLAH .

Ya ukhwahfillah hanya kerana ALLAH !

Lihat , hebatkan ukhwahfillah ini andai dilaksanakan dalam hidup kita . Tapi harus diingat , ia mesti dimulakan dengan bercinta akan ALLAH . Dengan adanya cinta ALLAH , ia akan membuahkan hati manusia saling bersefahaman , masing-masing hendak mengejar redha ALLAH , masing-masing berada dalam satu fikrah yang dinamik tetapi seragam , masing-masing berada di atas satu jalan , mengejar redha ALLAH .
 
"Persahabatan ibarat The Pearl , nilainya amat tinggi ibarat The Necklace dan semua orang mahukannya seperti Pearl Buyer "

Moga ada manfaat untuk kita semua termasuk saya . Mari kita berukhwahfillah !

12 Rabiul`Awal , 15 Februari




ALHAMDULILAH !

SYUKUR !

ALLAHU AKBAR !

SUBHANAALLAH !

Alhamulilah , hari ini , sekali lagi , usia saya bertambah . Ya ! dah bertambah , dah semakin tua dah saya ni . Alhamdulilah .

Alhamdulilah , hari ini , genaplah usia saya pada umur 18 tahun mengikut kalendar Islam . Ya ! Saya lahir pada 12 Rabiul`awal 1414 bersamaan 30 Ogos 1993 . So hari ini lah , hari lahir saya .

Moga - moga , dengan adanya nikmat tarikh lahir yang sama dengan Nabi Muhammad SAW , saya dapat merasai , tempias dan percikan hiayah serta barakahnya .
 
"Dengan nabi yang memberi hidayah , aku sambut perjuangan suciMu , berjuang jiwa raga tuk agama , janji taat setia selamanya "

Macam tak percaya pulak , dah bertambah usia saya .

Pada saya , dalam hidup ini , saya memegang satu prinsip yang saya rasa elok kalau di kongsi bersama . Moga moga ia dapat memberi manfaat untuk kita .
 
"Semakin bertambah usia kita , semakin bertambah jarak kita untuk menghadapiNYA "

Saya selalu pesan kat diri saya . Yelah , manusia kan mudah lupa .

Semakin bertambah usia saya , maka semakin bertambah tanggungjawab saya . Tanggungjawab saya pada Islam , pada ayah dan emak , keluarga , ilmu , penulisan , kenalan dan masyarakat . Mereka semua menantikan akan kehadiran saya . Malah , tanggungjawab saya pada diri saya juga dah bertambah .

Ya , kita dilahirkan untuk memimpin .  Oleh itu , kita perlukan kekuatan untuk memimpin diri kita khususnya dan memimpin orang lain amnya . Tambahan lagi , saya anak lelaki muslim , tanggungjawab lagilah berat .

Alhamdulilah , ALLAH , telah memilih saya untuk merasai pelbagai nikmat kurniaanNYA . Maka , bermula dari sekaranglah , usaha untuk mentarbiyahkan diri saya harus dimulakan setelah 18 tahun saya mengembara .

Saya selalu ingat pesan seorang guru saya , " Hidup untuk memberi sebanyak-banyaknya , bukan untuk menerima sebanyak-banyaknya "

Ya , pesanan tu amat membuka mata dan fikiran saya . Kenapa ? Jawapannya mudah , sebab , semua yang saya perolehi adalah dari ALLAH . Tak salah kalau berkogsi kepada semua . Inikah ilmu ALLAH .
 
"Aku tidak mendapat apa yang saya sukai , oleh sebab itu , aku , selalu menyukai apa jua yang saya dapati "

Itulah saya , saya Cuma hanya boleh berusaha , tapi yang boleh menentukan hanyalah ALLAH .

Alhamdulilah , tahun ni , saya sambut ulang tahun kelahiran saya bersama teman saya . Di takdirkan , ALLAH pilih 15 Februari 2011 jatuh pada 12 Rabiul`awal 1432 . Hebat perancagan ALLAH .

Terima kasih juga buat teman saya sebab sedia berkongsi semangat untuk saya membangunkan blog ini . Walaupun , saya baru kenal dengan dia dalam masa setahun , dia banyak ajar saya tentang ukhwahfillah .

Ya ukhwahfillah ! ?Hubungan / Bersahabat kerana ALLAH .

Doakan saya eh , agar terus kuat dalam meneruskan hidup ini serta, tidak patah semangat dalam meneruskan MLM ( Multi Level Marketing ) ILAHI ini .

Moga dipermudahkan urusan dan ALLAH reda akan usaha ini .

Moga ada manfaat untuk kita semua termasuk saya . Terima kasih mak, ayah . Sayang semua !